Jane Austen | Sense and Sensibility

 

gambar diambil dari situs penerbit Mizan


Jadi ceritanya saya tertarik dengan postingan akun instagram penerbit Mizan beberapa minggu lalu, saya lihat mereka lagi republish beberapa karya klasik dan desain sampulnya tuh bagus-bagus banget. Karena kebetulan saya dapat voucher discount dari Lazada sebesar 20 ribu dengan minimal pembelian 60 ribu akhirnya saya memutuskan untuk checkout salah satu koleksi klasik Mizan. Daaaan, dengan random memilih sense and sensibility sebagai buku yang akan menjadi pengalaman pertama untuk saya membaca karya klasik.

Berikut merupakan sedikit informasi dari buku ini :

Judul Buku : Sense and Sensibility

Penulis : Jane Austen

Penerjemah : Prisca Primasari dan Linda Boentaram

Penerbit : PT Mizan Pustaka

Edisi Kedua, Cetakan I tahun 2022

Jumlah Halaman : 464 Hlm, 20,5 cm

ISBN 978-602-441-269-2

Sinopsis bukunya :

Elinor dan Marianne Dashwood, dua saudari dengan kepribadian bertolak belakang. Elinor, sang kakak, mengutamakan akal sehat, sementara Marianne mementingkan perasaan. Walau demikian, keduanya sama-sama ingin menemukan cinta sejati dan menikah untuk membahagiakan ibu mereka.

Namun, pada masa banyak orang lebih mementingkan status dan harta daripada cinta sejati, dapatkah Elinor dan Marianne menikah dengan pria idaman mereka? Apalagi ibu mereka, meski keturunan bangsawan, hanyalah seorang janda miskin tanpa harta. Di tengah pergaulan kaum bangsawan yang penuh kepalsuan, akankah dua bersaudari ini bisa menemukan ketulusan?

berdasarkan sinopsis tersebut, dalam buku ini kita akan mengikuti kisah perjalanan dua bersaudari Dashwood dalam menemukan pasangannya. Kisah ini bersetting pada abad 18 (kurasa), karena menurut informasi disampul belakang buku disebutkan bahwa novel ini merupakan novel pertama Jane Austen yang dirilis pada 1811. Jadi tentu saja, ceritanya ditulis berdasarkan gaya hidup, kebiasaan dan pola pikir pada masa itu. Jelas kalau dilihat dari kaca mata manusia jaman modern ini, gaya hidup dan pola pikir karakter-karakter dalam novel ini akan terasa sangat menjengkelkan wkwkw setidaknya bagiku begitu. Nah yang kumaksud gaya hidup dan pola pikir yang menjengkelkan itu adalah sebagai berikut :

  1. Kegiatan tokoh-tokoh dalam novel ini hanya berputar pada pesta-pesta, jamuan-jamuan makan, perburuan mencari calon istri/suami, perjodohan dan gosip-gosip kalangan midle-upper class. Jadi kegiatan Elinor dan Marianne ya hanya main ke tetangga, makan, dansa, nyari calon suami, menggosip, main musik, baca buku, melukis dan kegiatan-kegiatan yang dianggap sebagai hal-hal yang dilakukan sebagai wanita terhormat dan anggun serta berkelas pada zaman itu lah pokoknya.
  2. Kalau ada gadis atau pemuda memberikan perhatiaan sedikit maka disimpulkan mereka saling menyukai, seminggu kemudian bertunangan dan beberapa minggu atau bahkan beberapa hari kemudian bakal menikah. Bayangkan kalau kita berada pada zaman itu wkwkw
  3. Gossip akan dengan sangat cepat tersebar, Karena wanita-wanita terhormat ini kegiatannya cuma pesta-pesta, makan-makan makan tentunya ditengah kegiatan itu mereka akan dengan senang hati bertukar informasi pergunjingan XD sehingga kalau kamu jadi subjek pergunjingan mereka, siap-siap saja seluruh orang akan tahu.

Siapa karakter favorite ? without any doubt, ofc Elinor. Yah, Elinor Dashwood adalah karakter paling logis, bermartabat, baik hati dan paling tegar. Dia adalah tipe-tipe cewek yang cerdas dan tahu bagaimana bersopan santun, mempunyai prinsip, memperlakukan orang lain dengan baik sekalipun dia diperlakukan dengan keji oleh keluarga kakak iparnya, dengan saingan cintanya, diperlakukan dengan tidak adil oleh Ibu dan pujaan hatinya. Sayangnya dia ini cenderung mengorbankan kebahagiannya dan rela menderita demi orang-orang yang dikasihinya.

Siapa karakter paling tidak disukai? Ini banyak sampai bingung milihnya wkwkw tapi kalau harus memilih maka jawabannya adalah keluarga Ferrars. Seluruh anggota Ferrars tuh jenis manusia yang tidak ada satupun hal yang dapat disukai (setidaknya bagi saya). Mereka suka merendahkan orang lain dan merasa lebih tinggi, kikir dan mata duitan.

Hal-Hal yang disukai dan tidak disukai?

Yang disukai :

  1. Kasih sayang dan simpati yang begitu besar yang diberikan Elinor untuk keluarganya.
  2. Kedekatan dan bonding antara Elinor Dashwood dengan Marianne Dashwood sebagai kakak beradik.
  3. Perkembangan karakter Marianne.
  4. Kebaikan yang tak terhingga Mrs. Jennings kepada teman-teman berharganya.
  5. Ketulusan dan perjuangan cinta Koloner Brandon.

Yang tidak disukai :

  1. Karakter Marianne Dashwood yang drama queen, self centered dan attention seeker.
  2. Karakter salah satu Male lead yang tidak punya hal yang dapat dibanggakan. Kurang sat set wat wet dan dapat dibilang sangat tidak berguna wkwkw
  3. Gaya penulisan dan bahasa yang bertele-tele, dapat dimaklumi mengingat ini novel pada zaman itu. But this just not for me.

Jadi kesimpulannya adalah saya tidak terlalu menyukai buku ini wkwkw selain karena butuh kesabaran luar biasa untuk menyelesaikannya, ending untuk Elinor Dashwood pun menurutku tidak memuaskan. She deserve someone better than those useless person >.< .

Waktu saya membaca halaman pertama buku ini, saya sudah mengatakan kepada diri sendiri bahwa harus sabaaaar dan proses membacanya bakal terasa berat wkwwk, tapi saya bertekad tetap akan membaca buku mizan classic yang lain dan akan mengoleksinya XD

I’ll give this book 3🌟

Posting Komentar

0 Komentar