Halo kawan, saya kembali lagi dengan satu bacaan yang berhasil saya baca selama 2 hari ^^
Lumayan cepat karena memang buku ini hanya berisi 100+ halaman. Oh ya berikut sedikit informasi terkait dengan buku ini :
Judul Buku : Gadis Minimarket ( Convenience Store Woman)
Penulis : Sayaka Murata
Alih Bahasa : Ninuk Sulistyawati
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun : 2020
Jumlah Halaman : 160 Hlm
Dan berikut adalah blurb atau summary dari buku ini :
Dunia menuntut Keiko untuk menjadi normal, walau ia tidak tahu "normal" itu seperti apa. Namun di minimarket, Keiko dilahirkan dengan identitas baru sebagai "pegawai minimarket". Kini Keiko terancam dipisahkan dari dunia minimarket yang dicintainya selama ini...
Okay, jadi dibuku ini kita mengikuti perjalanan si tokoh utama yang bernama Keiko Furukura yang mencoba untuk 'fit into society' atau berpura-pura untuk menjadi 'normal' supaya dapat diterima oleh masyarakat dan tidak dibuang atau dikucilkan. Keiko sendiri memang digambarkan 'berbeda' dengan manusia pada umumnya. Saya malah merasa Keiko mungkin mengalami sedikit 'gangguan di otaknya' karena dia tidak memiliki insting selayaknya manusia kebanyakan, dia menyebut dirinya dan manusia lain sebagai binatang.
'Gangguan" tersebut mungkin dapat digambarkan pada beberapa adegan seperti saat dia masih kecil dan menemukan burung mati, tidak seperti kebanyakan anak-anak lain yang terlihat sedih dan meminta burung tersebut dikuburkan, keiko malah meminta ibunya untuk memasak burung tersebut (OMG), atau pada saat teman sekelasnya bertengkar dan murid-murid lain berusaha untuk memanggil guru supaya pertengkaran tersebut dihentikan, Keiko memilih untuk memukul salah satu teman yang bertengkar tersebut dengan sekop karena menurutnya itu cara paling tepat dan cepat agar pertengkaran tersebut berhenti. Yah walaupun pertengkaran tersebut memang berhenti, tapi kan itu bukan tindakan yang akan dipikirkan oleh manusia kebanyakan. Pemikirian Keiko lumayan ekstrim sih, dan ke-ekstriman itu dapat ditunjukkan dinarasi berikut :
"Bayi adikku mulai menangis. Adikku buru-buru menimang-nimang dan menenangkannya. Sungguh repot, padahal gampang sekali kalau cuma mau membuatnya diam, pikirku sambil melihat pisau kecil di meja yang tadi dipakai untuk memotong kue."
Hlm 60
Anyway, aku sangat suka dengan topik yang coba disoroti oleh penulis yaitu bagaimana 'standar kehidupan normal' yang ada di masyarakat. Dan juga bagaimana manusia modern sekarang yang katanya individualis namun masih suka mengurusi dan mencampuri kehidupan manusia yang lain. Jadi sebenarnya bagaimana sih 'standar normal' dalam kehidupan bermasyarakat ini? Punya pekerjaan tetap, menikah, dan bereproduksi. Kalau terdapat individu yang tidak memenuhi ketiga hal tersebut bagaimana? sudah pasti akan dianggap berbeda, aneh, agains the norm and whatsoever. Intinya sudah pasti jadi bahan julid manusia-manusia lain.
Keiko sendiri tidak memiliki ketiga hal tersebut. Dia adalah perempuan 30an yang telah bekerja paruh waktu selama 18 tahun, belum menikah, perawan, tidak punya pacar. Dengan kepribadian dia yang sedikit janggal sudah pasti dia dianggap tidak normal. Kalau tidak normal atau berbeda sudah pasti akan dieliminasi dari kehidupan bermasyarakat. Oleh sebab itu agar ia dianggap 'normal', Keiko berkamuflase atau menciptakan kepribadian palsu sebagai pegawai minimarket yang tentu saja dianggap normal, serta mengikuti manusia-manusia lain yang telah diakui normal dalam kehidupan masyarakat. Mulai dari cara berbicara, gaya berpakaian dan tentu saja memiliki perasaan romantis terhadap lawan jenis. Sampai-sampai dia ini kehidupannya ya cuma untuk minimarket, mau makan, tidur dan kemanapun dia selalu terpikirkan minimarket. Kinda creepy for me XD
Memang dalam kehidupan nyata, kalau kita sedikit saja menjadi berbeda kita akan dianggap sebagai sebuah ketidaknormalan dan dipaksa untuk normal. Kalau tidak normal kita akan menjadi objek gunjingan, cemoohan dan pelan-pelan akan tereliminasi. Padahal standar normal sendiri tidak bisa dijelaskan dengan pasti, ya tapi memang begitulah masyarakat.
berikut adalah kutipan favorite saya dari buku ini :
"Dunia normal adalah dunia yang tegas dan diam-diam selalu mengiliminasi objek yang dianggap asing. Mereka yang tak layak akan dibuang."
Gadis Minimarket - Sayaka Murata. Hlm 82
"Karena itulah aku sadar bahwa sejak Zaman Jomon masyarakat tak berubah. Mereka yang tak berguna bagi kelompok akan disingkirkan : laki-laki yang tak berburu dan perempuan yang tak mampu melahirkan keturunan. Meskipun masyarakat modern bicara soal individualisme, mereka yang berbeda harus bersiap untuk dicampuri urusannya, ditekan, dan akhirnya diasingkan dari desa."
Gadis Minirmarket - Sayaka Murata. Hlm 91
"Tadi dia mengeluh tentang bagaimana orang mencampuri hidupnya, sekarang dia menyerangku dengan argumen yang sama yang membuatnya menderita. Menurutku itu kontradiktif. Mungkin orang yang merasa hidupnya dilanggar oleh orang lain akan merasa sedikit lebih baik dengan menyerang orang lain menggunakan cara yang sama."
Gadis Minimarket - Sayaka Murata. Hlm 92
Sekian, sampai jumpa dipetualangan selanjutnya ^^
0 Komentar