Tong Hua | Best Time

 

Sedikit cerita, jadi buku ini saya dapatkan dari mysteri box Penerbit Haru Jatim bulan Juli 2022. Waktu itu harganya 50K dapat 4 buku. Jadi isinya random, kita hanya dikasih clue aja paketnya isi buku dengan tema apa. Tetapi saya sudah lupa waktu itu saya pilih yang temanya apa wkwkw

Berikut adalah sedikit informasi bukunya :

Judul Buku : Best Time

Penulis : Tong Hua

Penerjemah : Jeanni Hidayat

Penerbit : Penerbit Haru

Tahun Terbit : November 2016

Jumlah Halaman : 464 Hlm, 20cm

ISBN : 978-602-6383-04-4

Berikut adalah sinopsis dari buku ini :

Jabatan Su Man di perusahaannya sudah cukup tinggi, tapi tanpa ragu ia keluar dari pekerjaannya, Gadis ini memalsukan CV-nya supaya bisa melamar di kantor Song Yi, CEO perusahaan MG yang juga adalah pria yang sudah disukainya selama tujuh tahun.

Sahabatnya, si Cabe Rawit mengatakan keputusannya konyol. Namun tekad Su Man sudah bulat.

Sayangnya, meski Su Man berhasil bekerja di MG dan mendekati Song Yi, rencananya tidak berjalan mulus. Terutama dengan adanya Lu Li Cheng. Pria atasan Su Man ini mengetahui rahasia gadis itu dan berniat 'memeras'-nya.

Belum beres permasalahan tersebut, ternyata si Cabe Rawit, sahabatnya, merahasiakan sesuatu tentang Song Yi dari Su Man.

Seperti sinopsis diatas, buku ini menceritakan tentang perjalanan Su Man yang ngebet banget ngejar Song Yi - si pujaan hatinya dari jaman SMA - yang selama ini hanya bisa dicintainya secara diam-diam. Awalnya dia sudah sedikit melupakan Song Yi sejak laki-laki tersebut menempuh pendidikan ke luar negeri. Namun siapa sangka setelah bertahun-tahun dia akhirnya dipertemukan kembali dengan Song Yi lewat sebuah kencan buta yang diatur oleh mama dan tantenya tetapi tidak berjalan mulus wkwkwk. Melihat bahwa ia kini punya kesempatan untuk mengejar laki-laki itu, Su Man memutuskan akan menggunakan kesempatan ini untuk mengejar kembali pria idamannya meskipun harus mengorbankan kariernya yang bisa dibilang sudah stabil.

Su Man yang mengetahui bahwa Song Yi baru saja dipindahkan ke perusahan MG cabang tiongkok memutuskan untuk melamar sebagai karyawan dengan posisi biasa-biasa saja di MG. Namun karena sebelumnya Su Man berkerja di perusahaan W yang sama-sama bergerak dibidang perbankan dengan posisi jauh diatas posisi biasa, membuatnya tidak mungkin mencantumkan pekerjaan di perusahaan W kedalam referensi pengalaman kerja di Curiculum Vitae nya. Akhirnya temannya, si Cabe Rawit membuatkan data diri palsu untuknya.

Meskipun awalnya terbilang lancar, siapa sangka ia bertemu dengan Lu Li Cheng, salah satu calon bos MG yang sebelumnya pernah ditemuinya sewaktu ia memata-matai Song Yi disebuah cafe dekat kantor MG. Sialnya lagi, Lu Li Cheng tahu mengenai identitas asli Su Man dan rupanya Su Man ditempatkan di team yang dipimpin oleh Lu Li Cheng. Dari sinilah kisah cinta Su Man yang penuh drama akan dimulai. Mulai dari penindasan yang dilakukan oleh rekan kerja, terseret ke dalam persaingan Song Yi dan Lu Li Cheng, menjalin kedekatan lewat chat dengan Song Yi, kemudian terlibat kedalam cerita cinta segi banyak yang rumit wkwkw

Apakah Su Man mendapatkan akhir bahagia dengan Song Yi? well, silahkan baca novelnya wkwkw

Hal-Hal yang saya sukai dari buku ini :

  1. Tema office romance yang saya sukai. apalagi ini dibidang keuangan, audit, yang sedikit banyak membuat saya bernostalgia dengan mata kuliah saya dulu. Kalau saya kuliahnya bener, kayaknya bisa nih punya skill audit dan berkarier dibidang itu macam si Su Man wkwkwk sapa tahu dapat atasan keren seperti Song Yi dan Lu Li Cheng.
  2. Persahabatan antara Su Man dan Cabe Rawit yang seru banget. Suka duka bareng, gila bareng pokoknya mereka ini tipe sahabat yang udah kek saudara.
  3. Terdapat beberapa hal yang relatable dengan budaya kita. Misalnya seperti bagaimana si Cabe Rawit tidak boleh pacaran sampai lulus kuliah dan dituntut untuk fokus saja pada pendidikan dan pekerjaan, namun setelah berumur diatas 25 selalu diburu-buru untuk mencari jodoh dan menikah XD masalah ini digambarkan dengan sangat lucu lewat omelan si cabe rawit berikut :

    "Apa Ma Ma pikir gampang menarik lebah k sekitar kita? Dua puluh lima tahun yang lalu, Ma Ma sama sekali tidak pernah mengajarikut sedikit pun dan tidak mengizinkan aku belajar cara menarik perhatian pria. Mana mungkin aku sekarang bisa tiba-tiba menjadi pintar tentang ini? Pelacur zaman kuno saja perlu berlatih beberapa tahun dari senior mereka sebelum benar-benar terjun...." hlm 140.

    Terus lagi mengenai tentang dunia kerja, dimana di negara kita sekalipun SDM yang menempuh pendidikan diluar negeri selalu lebih diperhitungkan untuk ditempatkan diposisi tinggi daripada yang lulusan universitas dalam negeri. Dan banyak lagi yang menurutku relatable dengan kehidupan kita.

Hal yang tidak saya sukai :

ENDINGNYA!!! Sumpah aku kecewa banget dengan ending novel ini. Aku sama sekali tidak suka dengan siapa Su Man pada akhirnya berakhir. Setelah perjuangan dan rasa sakit serta kehilangan-kehilangan yang ia alami menurutku seharusnya dia berakhir dengan seseorang yang selalu ngetreat dia dengan baik. Yang selalu rela untuk mendampinginya disaat-saat paling rendah dalam hidupnya. Dan bukannya dengan pria plin plan yang belum selesai dengan masa lalunya 😤

Apakah Novel ini happy ending? Tergantung sudut pandang pembaca sih, kalian di team mana wkwkw kalau menurutku ini sad ending. Saaaaaaaaad banget soalnya kapalku karam T.T

Siapa karakter favorite ku ? bingung sih ini, antara si Cabe Rawit atau Lu Li Cheng. Yang satu selalu menghibur dengan kebar-barannya dan satunya lagi selalu ada selalu bisa (Lol) kalau kita lagi butuh bantuan.

Bagian paling favorite dari buku ini? bagian sewaktu Su Man ngikut Lu Li Cheng merayakan imlek di desanya. Aku suka banget dengan suasana dirumah Lu Li Cheng dan bagaimana hubungan keluarganya. Warm, sweet and cozy

Kutipan favorite ? ada beberapa nih XD

  1. "Yang paling menyakitkan adalah ketika kau menyadari bahwa kau memiliki kesempatan untuk memberitahunya, tetapi kau tidak pernah mengambil kesempatan itu. Dan saat kau menyadari, semuanya sudah terlambat. Kesempatannya sudah hilang." - Hlm 149
  2. "Mungkin cara untuk melupakan kesedihan diri sendiri adalah dengan menganggapnya tidak pernah ada." - Hlm 299
  3. "Setiap manusia terlihat kecil dan rapuh di depan kematian yang akan menjemptunya." - Hlm 371
  4. "Di dunia ini, di dalam dunia ini, selalu akan ada sisi kegelapan dan juga sisi terangnya. Kita tidak akan mampu menghindar dari sisi kegelapan yang ada, tetapi kita mempunyai hak untuk memilih apakah kita ingin terus memeluk sisi terang selamanya." - Hlm 422
  5. "Pada akhirnya kehidupan akan memberitahu bahwa sebenarnya kita hanyalah tamu dalam kehidupan orang lain. Perjalan hidup yang panjang ini tetap masih harus kita jalani. Hanya dengan mengucapkan salam perpisahan, baru kemudian kita bisa menjalani kehidupan." - Hlm 438

Rating buku ini menurutku ? Aku memberikan buku ini rating 3.8 🌟 karena buku ini tuh humornya dapat, life lessonnya dapat dan sedihnya juga dapat. Aku sampe menitikkan sedikit air mata 😭 pokoknya saya hanya tidak suka end

Posting Komentar

0 Komentar